April 24, 2013

Obrolan kecil bersama hati

Ada yang tidak beres dengan hatiku.
Mencoba menepis, tapi tak bisa.
Hei, kau, gadis bodoh. Bagaimana bisa? Kau tidak akan pernah bisa menyangkalnya. itu kata suara hatiku.
Mencoba melupakan, lebih tidak bisa.
Sudahlah, tidak usah kau paksakan. Justru sebaliknya, rasamu akan semakin bertambah dan bertambah, semakin kau mencoba untuk melupakannya. kata suara itu, lagi.

Betapa aku sudah jatuh terlalu dalam.
Berjalan perlahan-lahan tanpa pernah sekalipun waspada akan sekeliling, bahkan sampai tidak menyadari bahwa selama ini aku berjalan di jalan setapak yang menurun, menurun, dan semakin menurun, saat semakin jauh kakiku melangkah.
Sampai akhirnya aku tiba di tepi jurang, dan.. BODOH! suara itu, lagi.
Ia mengatakan aku bodoh karena bahkan aku tak menyadari jurang besar yang terpampang jelas didepan mata itu.
Sampai akhirnya aku jatuh...
sakit sekali rasanya. kataku sambil menangis.
Suara itu menjawab lagi. aku sudah memperingatkanmu.
Aku masih menangis. Terjatuh memang menyakitkan.
Untung kau tidak sampai mati. Ia berkata lagi, dan tertawa.
Tawa mengejek, tawa meremehkan, tawa puas.
Oh, baiklah. Aku mengalah.
Karena kali ini, memang ia yang menang (dan benar.
Sudah, tidak usah menangis lagi. Ini memang kesalahanmu. katanya lagi.
Ia seakan ber-monolog. Ah, sampai aku bosan mendengarnya.
Lalu sekarang, aku harus bagaimana!? tanyaku pelan. Frustrasi.
Aku harus melupakannya. Melupakan sakit ini. Kembali belajar berjalan. Harus. kukatakan padanya begitu.
Hanya satu ucapnya, merespon apa yang aku sebut tekad diatas.
Biarkan. Biarkan semua berlalu dengan sendirinya. Rasa sakitmu, kesedihanmu, tangisanmu. Biarkan semua berlalu dengan sendirinya. Semestinya memang begitu. Cepat atau lambat, semuanya memang akan berlalu..

April 19, 2013

.

You don't even love me, do you?

April 13, 2013

Could we go back to the start?

Coldplay - The Scientist

Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are
I had to find you, tell you I need you
Tell you I set you apart
Tell me your secrets, and nurse me your questions
Oh let's go back to the start
Running in circles, coming up tails
Heads on a science apart

Nobody said it was easy
It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard
Oh, take me back to the start..

I was just guessing at numbers and figures
Pulling the puzzles apart
Questions of science, science and progress
Don't speak as loud as my heart
And tell me you love me, come back and haunt me
I wanna rush to the start
Running in circles, chasing our tails
Coming back as we are

Nobody said it was easy
Oh it's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be so hard
I'm going back to the start..

February 13, 2013

Valentine's Eve


13 Februari 2013. Setahun telah berlalu.
Pada Valentine's eve tahun lalu, aku masih termenung sedih memikirkan jarak yang terbentang dihadapan kita.
Entah apa yang membuat waktu seakan berjalan dengan terburu-buru,
membawaku kembali pada kenangan dan perasaan hampa yang hadir dan menjadi pembunuh sepanjang malam, tepat 365 hari yang lalu.
Ah. Betapa aku merindukanmu saat itu;
menciptakan imaji tentang indahnya Hari Valentine andai kita tidak terpisah oleh jarak,
membangun impian tentang valentine versiku sendiri, versi kita, dimana panggung kecil dalam imajiku itu hanyalah milikku dan milikmu, hanyalah lakon dan panggung kita semata,
meneriakkan namamu berulang-ulang seolah-olah kau akan hadir secara tiba-tiba dihadapanku.
Konyol, ya? Ya. Mungkin memang konyol.
Namun, aku tidak pernah menyesal pernah melakukan (atau) merasakannya.

Rindu adalah sebuah perasaan yang telah membawaku pada kedewasaan.
Penerimaan dan kesabaran adalah dua sikap yang sangat diasah oleh rindu yang hadir disepanjang perjalanan kita.

Ditemani dinginnya udara Bandung malam ini, aku kembali terpaku.
Sadar bahwa saat ini kita bukan lagi kita.
Tetapi tidak apa-apa. Aku senang karena aku pernah menemukan seseorang yang membawaku pada banyak hal manis yang cukup menyenangkan untuk dikenang.
Untukku, dipertemukan denganmu merupakan salah satu dari banyak hal indah yang pernah terjadi di dalam kehidupanku.
Tak dapat kusangkal, dalam kurun waktu beberapa tahun perjalanan kita,
kau berhasil membuatku belajar tentang banyak hal.
Terimakasih.
Selamat hari Valentine, untukmu.

February 12, 2013

Bayangan

Lewat beberapa pertemuan dan pembicaraan hangat, aku akhirnya menyadari bahwa kita sedang berada di sebuah persimpangan.
Persimpangan? tanyamu kebingungan.
Keragu-raguan, dengan sangat jelas, membayangi hatimu dan hatiku.
Entah aku harus berhenti dimana untuk mengungkap keragu-raguan ini; kau pun tahu bahwa tidak untuk selamanya keraguan tetap menjadi keraguan.

Ada saatnya bayangan tidak akan pernah lepas dari pandangan kita,
saat kita berada dibawah sinar apapun itu; matahari, bulan, lampu teplok sekalipun.
Karena itulah kita pun tahu bahwa ada saatnya pula ketika bayangan harus menghilang dari pandangan.
Tetap memberi tempat pada keraguan adalah sebuah pilihan; berkawan dengan kepastian juga merupakan pilihan.